Ikhfan Yusuf

Pahitnya kopi memberiku inspirasi, pahitnya hidup memberiku representasi realita.

Jadilah Bermanfaat(Spesial Hari Blogger Nasional)

Oktober merupakan bulan istimewa untuk mereka yang bergelut di bidang sastra, untuk kita yang menikmati karya sastra mereka, juga untuk seluruh bangsa Indonesia atas lahirnya sumpah pemuda. Yang tak kalah istimewa adalah untuk seluruh blogger di penjuru nusantara ini, karena tepat pada tanggal 27 Oktober merupakan "Hari Blogger Nasional". Dalam tulisan ini Ikhfan mau ngomongin tentang hari blogger nasional dan bagaimana kita bisa bermanfaat untuk orang lain.

Original image by pixabay
Oh ya, maafkan daku karena kesibukan dunia nyata dan iseng-iseng bikin video terus diupload di Youtube Ikhfan Yusuf, jadi lama ngga nulis di blog. Oke kembali ke topik, tentang hari blogger nasional, Ikhfan ngga mau ngomongin sejarah atau perkembangannya yaaa, why? Karena di luar sana sudah terlalu mainstream ngebahas tentang sejarah dan perkembangan hari blogger nasional.

Lalu apa yang mau kita bahas di sini? Okeh, jadi sesuai judulnya, kita akan membahas tentang bagaimana jadi bermanfaat untuk orang lain. Sebelumnya Ikhfan minta maaf, di sini bukan bermaksud untuk menggurui, atau sok pinter, karena tulisan ini utamanya ditujukan untuk diri sendiri yang ingin bermanfaat nyatanya selalu gagal bermanfaat untuk orang lain.

Sebagai seorang blogger, sudah semestinya kita menulis atau membagikan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain, tapi apa? nyatanya masih banyak blogger-blogger di luar sana yang hanya mementingkan "sedekah iklan" terutama, daripada kualitas konten mereka. Ikhfan ngomong gitu karena Ikhfan juga pernah masuk dunia blogger yang semacam itu, di mana pageone adalah keinginan dan uang adalah orientasi. Mirisnya lagi ketika mereka (Ikhfan juga dulu) menulis sesuatu yang sama sekali kita tidak tau ilmunya, So? bagaimana kita akan bertanggung jawab akan hal tersebut, ketika pembaca menanyakan yang kita bahas dan kita tidak tau apa yang kita bahas.

Jadi bagaimana step by step atau langkah-langkah agar kita bisa bermanfaat dan tidak terjerumus ke dunia blogger seperti yang pernah Ikhfan geluti di atas? Scroll terus ke bawah ya gaeess

Untuk Apa Kita Hidup?

Kita seharusnya sadar, untuk apa kita diciptakan dan apa tanggung jawab kita yang sesungguhnya. Jika semua orang sadar, kita diciptakan untuk beribadah dan tanggung jawab kita adalah apa yang kita lakukan selama hidup maka mungkin di dunia ini tidak akan tercipta suatu kata "egois". Sedikit menyingkirkan ego dan memberi sedikit bantuan kepada yang membutuhkan adalah salah satu cara bagaimana jadi bermanfaat. Karena kita bergerak di bidang blogger(udah kek bisnis aja kata-katanya wkwkwk) maka menulis sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan adalah tugas kita untuk bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkan.

Pikirkan Apa yang Kita Bagikan, Bukan Apa yang Kita Dapatkan  

Membagikan tulisan-tulisan yang bermanfaat memang tidak semudah bilang cinta, karena memikirkan apa yang akan kita tulis itu berat layaknya rindu. Tapi setidaknya sebagai seorang blogger kita tidak seharusnya menulis sesuatu dengan orientasi untuk terkenal, untuk dapat paid post lah, biar diaprove adsense lah, why? Karena hakikat blogger adalah untuk membagikan, bukan untuk mendapatkan.

Memberi Bukan untuk Diberi

Nah yang ketiga ini merupakan seri lanjutan poin kedua tadi hehe. Sebagai seorang blogger, orientasi kita sebenarnya yaitu membagikan hal yang bermanfaat untuk pembaca kita. Tidak hanya genre tutorial, semua genre blog bisa memberikan manfaat untuk pembacanya, selama tulisan yang dibuat dapat dipertanggungjawabkan dan bukan mengandung konten yang melanggar hukum dan tata norma kehidupan.

Sudah sepatutnya kita mempersembahkan apa yang kita tulis tanpa mengharapkan feedback atau imbalan dari pembacanya. Jika kita mendapat feedback baik tentunya itu hanya sebagai bonus yang tak seharusnya sampai kita minta-minta.

Jika kita berkaca dari tokoh-tokoh besar dunia digital seperti Bill Gates atau Mark Zuckerberg, mereka kaya raya bukan karena saat mereka merintis bisnis berorientasi untuk omzet sebesar-besarnya. Bisnis yang mereka jalankan berawal dari ide untuk memudahkan orang lain.

Dari hal tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa apabila kita memudahkan orang lain, maka urusan kita akan dimudahkan oleh Sang Pencipta. So, untuk memberi manfaat kepada orang lain jangan pernah menginginkan imbalan.

Oke, ngga banyak yang bisa Ikhfan sampaikan pada tulisan ini. Hanya sedikit pesan terutama untuk diri sendiri dan untuk kamu yang aku sayang, eh kalian semua maksudnya(terkhusus blogger). Bagikanlah sesuatu yang bermanfaat untuk pembaca, luruskan niat bahwa kita menulis untuk dibaca orang dan diambil manfaatnya, bukan dirayapi search engine dan dibikin page one postingannya, jangan pernah tebar informasi hoax apalagi menebar kebencian.

Akhir kata, Selamat Hari Blogger Nasional, jangan berhenti menebar manfaat dari tulisan-tulisan terbaikmu. Mohon maaf jika ada salah-salah kata, salam damai dari daku Ikhfan Yusuf.

3 comments

  1. Salam kenal, fan. :) Blognya masih baru namun nulisnya rapi. Tabik.
    Yah, setiap orang punya tujuan mengapa jadi narablog (blogger), termasuk saya. Soal menebar manfaat dalam tulisan, itu bagus.
    Saya pernah baca tulisan yang seakan menebar sentimen dan penghasutan, serem banget karena mengandung fitnah yang kelak harus dipertanggungjawabkan di yaumil hisab.
    Jangan sampai kita gitu, ya.
    Selamat hari blogger nasional juga. Baru tahu, nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal jg sist :) Alhamdulillah kalau gitu, tapi yg pasti masih banyak kurangnya.
      Nah iya, tanggung jawab itu yg kadang orang melalaikannya demi kepentingan pribadi atau kelompok, semoga dijauhkan dari hal seperti itu.
      Sip, hehe

      Delete